Saturday, June 26, 2010

Beri Aku Judul

Jika saja kutemukan jendela pada hatimu
aku rela melompat masuk melaluinya,
dengan diam-diam tentu saja
lalu setelah berada di dalam,
kan kucari dan kucoba buka pintu di hatimu
yang telah kau kunci rapat-rapat

Jika pun aku tak bisa membukanya
lantaran tak menemukan kuncinya
pun karena alasan lain
toh aku sudah di sana:
di dalam hatimu,
maka sambutlah aku...

Seandainya kau berniat mengusirku
tentu kau butuh usaha
untuk melemparku keluar melalui jendela
dan sepertinya kau takkan tega

Maka satu-satunya pilihan yang kau punya
(untuk mengusirku)
adalah membuka pintu di hatimu
dan saat kau melakukannya,
misiku pun tuntas terlaksana
jikapun terusir,
aku pergi sebagai juara...


*Hamburg, 13 Juni 2010*

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...