Showing posts with label Tentang Daun. Show all posts
Showing posts with label Tentang Daun. Show all posts

Sunday, July 01, 2012

Selembar Daun yang Terbang ke Bulan

Ada selembar daun yang terbang ke bulan, Sayang
saat malam menggigil di bulan Desember
menyaksikan dua anak kecil bermain di taman:
sepatu mereka meninggalkan jejak yang dalam
di hamparan salju yang disimbah cahaya bulan

Ada selembar daun yang terbang ke bulan, Sayang
tidakkah kau lihat bayangannya melambai-lambaikan perpisahan?
tidakkah kau dengar suaranya yang kian lama kian mirip igauan?

Ada selembar daun yang terbang ke bulan, Sayang
ada kisah yang dijejalkan ke dalam kotak kenangan



Monday, April 02, 2012

Tentang Daun #8: Pinky Promise

Pinky promise:
sudah membiru
di jejak waktu yang renyah
dikunyah penantian.

Saturday, March 31, 2012

Tentang Daun #7: Gugur


Saat angin semalam demikian tekun mencabiki bentala,
sebatang pohon ringkih ini memang tidak sampai patah
tapi ia tahu, semua tak akan pernah sama:
daun-daun tak lagi menari di ujung rantingnya!

Wednesday, March 14, 2012

Tentang Daun #6

kepada selembar daun:
akan kuingat warna tawamu hari ini, yang berderai ditingkah siulan angin sore
yang merambat di udara lalu mengontaminasi jejak cuaca

di kantung-kantung kenangan
cerita tentang selembar daun dan cuaca
adalah dongeng di pagi hari!







Tuesday, March 06, 2012

Tentang Daun #5

rindu adalah daun
ia santun!
malam ini sudah pikun:
lulabi hilang dalam sekotak ingatan.

Saturday, March 03, 2012

Tentang Daun #4

adakah yang lebih berharga
dari selembar daun yang bisa kau ajak bicara?

meski obrolan daun tak mengantar ke mana-mana
pun tak juga sampai di suatu pada
tapi kata-kata adalah juga perjalanan
adalah pembebasan

akhirnya,
daun ini akan selamanya hijau
di langit harapan.

Saturday, February 18, 2012

Tentang Daun #3

Ada selembar daun diseret angin,
lupa jalan pulang menuju petang.

Friday, February 17, 2012

Tentang Daun #2

Ada selembar daun
lincah menjaring gerimis (yang sempat usai)
di antara hiruk pikuk hujan sore tadi

Ada sebatang rumput liar
kuyup mengurai rintik (yang sempat tiada)
di antara warna-warni pelangi yang hanya hijau saja

aroma cuaca terasa pahit dan manis:
hujan tak menghadiahi apa-apa, kecuali isyarat
yang tak seberapa

Wednesday, January 25, 2012

Daun Gugur

Daun ini sudah berubah warna menjadi kuning
--daun gugur.
Ia pernah begitu hijau.
Tapi itu dulu.
Tidak lagi sekarang ini, apalagi nanti.

Adiaeu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...